Jogja dan April
Terima kasih untuk Jogja dan April yang telah memberiku ruang dan waktu untuk membuat kisah indah dengannya. Meski tak lama, aku cukup bersyukur karena aku berbahagia untuk itu semua. Terima kasih untuk Jogja karena telah memberiku beberapa alasan untuk bercengkrama banyak dengannya. Terima kasih karena memberiku kesempatan untuk bisa merajut rencana-rencana dengannya meski aku tak tau kapan terjuwudnya. Rencana-rencana indah yang ingin aku dan dia kisahkan di Jogja barangkali kini memang hanya akan menjadi rencana indah saja. Rencana itu kini mengendap menjadi karang di sudut terdalam dari ingatan-ingatan yang sudah mulai dilupa olehnya. Aku tidak tau bagaimana Jogja suatu saat nanti akan mewujudkan rencana rencana itu atau justru memaksaku untuk kuat dan menemukan kisah indah yang baru. Ataukah akan ada kisah indah tak terencana yang masih akan kulakukan dengannya, atau kisah yang benar-benar yang akan kutemukan. Aku tidak tau keajaiban apa yan akan ditunjukkan dunia padak...